Pasca Institut Aagama Islam Al-Hidayah Bogor

Mahasiswa Magister IAT IAI Al-Hidayah Bogor Raih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an pada MTQ XXXVII Provinsi Bengkulu

Mahasiswa Magister IAT IAI Al-Hidayah Bogor Raih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an pada MTQ XXXVII Provinsi Bengkulu

BOGOR – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Al-Hidayah Bogor di kancah regional. Moh. Zacky Ramadhan, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAI Al-Hidayah Bogor, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Kabupaten Seluma.

Kompetisi akbar tahunan yang diikuti oleh kafilah-kafilah terbaik dari 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu ini dibuka secara resmi dengan kemeriahan yang memukau ribuan pasang mata. Di tengah persaingan ketat antar-peserta, Zacky berhasil menunjukkan kualitas akademik dan kedalaman pemahamannya terhadap Al-Qur’an melalui karya tulis ilmiah yang ia susun, hingga akhirnya dinobatkan sebagai yang terbaik oleh dewan hakim.

Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan dan keluarga besar IAI Al-Hidayah Bogor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa ini. Prestasi tersebut membuktikan bahwa mahasiswa Magister IAT IAI Al-Hidayah tidak hanya unggul di dalam ruang kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikan dan mengomunikasikan nilai-nilai serta keilmuan Al-Qur’an secara ilmiah di tengah masyarakat.

“Selamat kepada Moh. Zacky Ramadhan atas capaian prestasi Juara 1 KTIQ di MTQ ke-37 Provinsi Bengkulu. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh mahasiswa, khususnya di program pascasarjana, untuk terus bersemangat meneliti, menulis, dan menyebarkan syiar Islam berbasis ilmiah. Semoga berkah dan terus menginspirasi,” ujar perwakilan prodi pascasarjana IAI Al-Hidayah Bogor.

Ajang MTQ XXXVII Provinsi Bengkulu sendiri dirancang bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana krusial untuk melahirkan bibit-bibit unggul potensial yang akan mewakili daerah ke tingkat nasional, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan reputasi IAI Al-Hidayah Bogor sebagai kampus pencetak cendekiawan muslim yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Scroll to Top